Sony Kembangkan Mobil Listrik Selain Ponsel, Kamera dan Playstation

0
79
Sony Kembangkan Mobil Listrik Selain Ponsel, Kamera dan Playstation

TexnoID, – Sony Kembangkan Mobil Listrik Selain Ponsel, Kamera dan Playstation. Bisa jadi perusahaan elektronik sekelas Sony mulai bosan hanya membuat kamera, ponsel serta konsol game saja. Tanpa diketahui banyak orang, perusahaan elektronik terkenal asal Jepang itu ternyata sedang mengembangkan sebuah mobil bertenaga listrik.

Mobil berjenis sedan empat pintu itu memang masih berupa sebuah purwarupa yang ditampilkan di Consumer Electronic Show (CES) 2020. Namun kedepannya tak menutup kemungkinan jika Sony akan memproduksinya secara massal.

Sony Kembangkan Mobil Listrik bernama Vision-S

Mobil konsep bertenaga listrik yang dinamai Vision-S tersebut sengaja dihadirkan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan itu di bidang mobilitas masa depan. Produk garapan Sony itu memiliki 33 sensor tertanam, baik eksterior maupun interior. Untuk area luar diselipkan Solid State LiDAR, radar, gelombang ultrasonic serta kamera yang dilengkapi sensor CMOS Sony.

Mereka ditempatkan tersebar di semua sudut mobil, untuk mendeteksi keberadaan beragam objek. Sony mengklaim punya kemampuan otonom Level 2. Tentu fitur seperti advanced cruise control, self parking (parkir otomatis) serta auto-lane change (pemindah jalur otomatis) ditanamkan. Mereka juga menjadi lebih presisi.

Hal ini tidak hanya memudahkan pengemudi, tetapi juga mengurangi stres, sehingga perjalanan lebih menyenangkan serta nyaman. Sony dalam keterangan resminya mengungkap, perangkat lunak yang dipakai dapat di-update, dengan harapan mencapai kemampuan otonom Level 4 atau lebih di masa mendatang.

Area kabin mobil Sony ini dipersenjatai sensor Time of Flight (ToF). Peranti ini dapat mendeteksi kondisi pengemudi maupun penumpang. Ekspresi wajah serta pergerakan pengemudi akan ditelaah sistem, untuk mengetahui seberapa lelah dirinya. Nanti sistem mengirimkan peringatan.

Selain itu, secara otomatis suhu kabin diatur mengikuti kondisi serta perasaan penumpang. Bila ditemukan penumpang di depan atau belakang tertidur, temperatur AC disetel ke level lebih nyaman. Sistem secara aktif terus belajar untuk mengetahui kebutuhan seluruh penumpangnya, seperti asisten pribadi. Kecanggihan Vision-S tak sampai disitu.

Kabinnya diperkuat layar besar berjumlah banyak. Di dasbor setidaknya ada layar besar yang disebut sebagai panoramic display, membentang dari ujung ke ujung. Di sini menampilkan bukan cuma multimedia, tetapi juga informasi kendaraan, termasuk proyeksi dari kamera samping serta belakang.

Fitur pengeras suaranya tidak dilupakan. Disebut 360 Reality Audio, Sony ingin menciptakan keluaran suara yang seolah menempatkan seluruh penumpang dalam ruangan konser atau bioskop. Banyak speaker ditanam di dalam kabin, termasuk pula di setiap jok seperti dinukil dari situs Motor1 (07/01).

Mobil berbobot 2.350 kg itu dilengkapi dua motor elektrik, yang diposisikan di belakang dan depan. Outputnya masing-masing 200 kW atau setara 267 dk. Berarti totalnya 535 dk dengan sistem penggerak all-wheel-drive. Ia mampu melesat dari nol ke 100 kpj dalam 4,8 detik. Jantung mekanis tersebut merupakan buatan Magna, perusahaan yang memang bergerak di bidang otomotif.

Sony berkolaborasi dengannya, yang juga menciptakan platform EV baru. Tidak hanya Magna, pembuat PlayStation itu juga bekerjasama dengan Bosch, Continental, NVIDIA serta Qualcomm. Sayang, belum diketahui apakah mobil tersebut akan dibuat versi produksinya serta dijual ke publik. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here