Hot Jupiter Planet dengan Awan Aneh dan Suhu Ekstrim, Simak di Sini!

208
Hot Jupiter Planet dengan Awan Aneh dan Suhu Ekstrim, Simak di Sini!
Ilustrasi Hot Jupiter Planet. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Hot Jupiter planet adalah planet ekstrasurya baru. Para ilmuwan baru berhasil mengidentifikasi keberadaannya pada tahun 2015 lalu.

Seperti namanya, planet ekstrasurya ini berukuran sangat besar dan panas. Profesor Abhijit Chakraborty dan tim mahasiswanya adalah profesor yang berhasil menemukan planet panas ini.

Terbaru! Ilmuwan Temukan Hot Jupiter Planet

Anda pasti tahu apa itu Jupiter, sebab planet ini menjadi salah satu tetangga dari Bumi. Selain itu, Jupiter juga mendapat julukan terbesar yang membuat banyak orang mengetahuinya.

Namun, Anda pasti belum pernah mendengar planet Jupiter panas atau hot Jupiter. Apakah planet kembar dengan Jupiter?

Jawabannya adalah bukan. Bahkan, planet Jupiter panas tidak mengorbit pada Matahari. Planet memiliki nama asli WASP-121b dan mendapat julukan Jupiter panas karena memiliki kesamaan fisik dengan planet Jupiter asli.

Keberadaan WASP-121b pertama kali teridentifikasi pada tahun 2015. Planet ekstrasurya ini berjenis gas dan berada di luar tata surya kita, tepatnya sejauh 880 tahun cahaya dari Bumi.

Ia memiliki jarak orbit yang dekat pada bintang utamanya. Itulah mengapa suhu planet sangat panas.

Sejak penemuannya, para ilmuwan sudah meneliti planet ekstrasurya ini lebih jauh. Ilmuwan mengamati planet melalui Teleskop Luar Angkasa Hubble yang berhasil mengukur secara terperinci isi dari atmosfer planet.

Pada 21 Februari 2022, ilmuwan menerbitkan jurnal Nature Astronomy yang berisi mengenai penelitian dari hot Jupiter planet.

Hasilnya, mereka menyebut bahwa di dalam planet terdapat awan yang membungkus. Selain itu, atmosfer WASP-121b juga sedikit aneh.

Joanna Barstow, salah seorang penulis studi menyebut bahwa planet WASP-121b sangat menarik untuk dipelajari karena mereka bisa melihat bagaimana atmosfer berperilaku terhadap kondisi ekstrim.

Memiliki Suhu yang Sangat Panas dan Ekstrim

Suhu di dalam planet kembar Jupiter ini tergolong ekstrim dan pasang surut. Artinya, salah satu sisi WSAP-121b selalu menghadap ke bintangnya.

Pada kondisi siang hari, mineral dan logam di bagian planet yang menghadap bintangnya menguap sehingga atmosfer atasnya terisi, Pada masa inilah suhu di dalam planet mencapai 5.400 Fahrenheit atau 3.000 derajat Celcius.

Suhu tersebut sangatlah panas hingga membuat air di atmosfernya bersinar dan molekul terurai. Berbeda di sisi malam planet, suhu di sana berkurang hampir setengahnya.

Perbedaan suhu tersebut akhirnya menarik angin bertiup kencang dari sisi barat ke timut planet.

Memiliki Awan yang Aneh

Molekul air yang ada di atmosfer planet terpisah menjadi atom hidrogen dan oksigen karena suhu panas planet. Ketika berada di sisi malam, maka molekul tersebut akan kembali menguap menjadi air dan tertarik ke sisi siang oleng angin.

Siklus tersebut terus berkelanjutan hingga pada sisi malam tidak pernah mencapai titik rendah yang cukup untuk membuat awan air. Namun, hal itu bukan berarti awan tidak terbentuk sama sekali. Pada hot Jupiter planet ini awan yang terbentuk mengandung logam yang aneh.

Data Hubble juga menunjukkan tanda-tanda keberadaan logam besi, magnesium, vanadium dan kromium yang muncul sebagai gas di siang hari planet. Suhu planet juga berhasil membuat logam mengembun menjadi awan.

Para ilmuwan hingga saat ini sudah berhasil meneliti sisi siang dan malam dari planet ekstrasurya ini. Informasi hasil pengamatan tersebut nantinya akan digabungkan untuk mengungkap bagaimana atmosfer planet bekerja secara keseluruhan.

Masih banyak langkah yang harus mereka pelajari untuk bisa mengetahui siklus lengkap air di hot Jupiter planet ini. Selanjutnya, peneliti merencanakan pemantauan lebih lanjut menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA.