Fungsi Larutan Penyangga Dalam Tubuh Manusia, sangat Penting!

604
Fungsi Larutan Penyangga Dalam Tubuh Manusia, sangat Penting!
Ilustrasi Fungsi Larutan Penyangga Dalam Tubuh. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Fungsi larutan penyangga dalam tubuh sangatlah penting. Apa sebenarnya larutan penyangga ini?

Tubuh manusia memiliki banyak sekali cairan di dalamnya. Di dalam tubuh, ada sebuah larutan bernama larutan penyangga.

Larutan jenis ini juga terkenal dengan nama buffer. Jenis larutan sangat spesial karena pH di dalamnya tidak akan pernah berubah ketika ditambahkan air.

Di dalam tubuh, biasanya larutan penyangga ini berkaitan dengan sel-sel di dalamnya.

Pentingnya Fungsi Larutan Penyangga Dalam Tubuh

Tubuh memiliki sistem mereka sendiri. Dalam menjalani sistem tersebut, maka tubuh membutuhkan banyak sekali komponen zat yang membantunya.

Sebagian besar tubuh terdiri dari cairan. Salah satu yang ada di dalamnya dan memegang peran cukup penting yakni larutan penyangga.

Sementara, larutan penyangga merupakan sebuah sistem dari larutan yang bisa mempertahankan pH supaya tidak mengalami perubahan akibat adanya penambahan asam, basa, maupun pengenceran.

Pada dasarnya, penggunaan larutan penyangga sangat umum dalam analisis kimia, biokimia, dan mikrobiologi. Jenis larutan ini sering ada di dalam bidang industri.

Cairan penyangga ini ada di setiap cairan tubuh, baik intra sel atau sel dalam dan ekstra sel yang berarti sel luar. Di dalam sehari-hari juga tubuh melakukan berbagai reaksi kimia dari asam basa yang melibatkan larutan penyangga di dalamnya.

Larutan Penyangga di Dalam Lambung

Contoh mudah dari fungsi larutan penyangga dalam tubuh adalah reaksi enzim pencernaan dalam sistem biologis.

Enzim pepsin yang ada lambung bertugas untuk memecah kandungan protein yang masuk. Jenis enzim ini hanya dapat bekerja optimal dalam suasana asam, yakni sekitar pH 2.

Dengan kata lain, jika ada pH yang jauh berbeda, maka enzim akan rusak. Untuk mempertahankan sistem enzim tersebut, maka tubuh memiliki zat atau larutan yang bersifat sebagai penahan.

Dengan begitu, proses pencernaan di lambung dapat tetap berjalan dengan lancar.

Mengontrol pH Darah Manusia

Darah merupakan zat transportasi yang ada di dalam tubuh. Zat ini berperan sangat penting di dalam sistem metabolisme, terutama untuk mengangkut oksigen dan karbondioksida.

Aliran darah berada di seluruh tubuh, dari kepala hingga kaki tanpa terlewat sedikitpun. Karena darah mengangkut berbagai materi penting untuk tubuh, maka ia harus menjaga pH di dalamnya.

Jumlah pH darah adalah 7,4 dan tidak boleh lebih ataupun kurang. Seperti halnya enzim pada lambung, darah juga membutuhkan larutan penyangga untuk mempertahankan pH tersebut.

Darah membutuhkan total tiga larutan penyangga, yaitu larutan penyangga fosfat, larutan penyangga hemoglobin, dan larutan penyangga karbonat.

Masing-masing larutan tersebut juga memiliki fungsinya masing-masing, yaitu:

  • Larutan penyangga fosfat dan larutan penyangga karbonat berfungsi untuk mengontrol dan mengatur pH darah agar tetap dalam jumlah stabil.
  • Fungsi larutan penyangga dalam tubuh hemoglobin ambil peran dalam proses peningkatan oksigen yang ada di dalam darah.

Penyangga karbonat ini berasal dari asam karbonat yang bercampur H2CO3 dengan konjugasi bikarbonat (HCO3). Sedangkan penyangga fosfat yakni dari campuran H2PO4 (dihidrogen fosfat) dan Monohidrogen (HPO42-).

Selain dalam tubuh manusia, larutan penyangga juga sangat berfungsi untuk berbagai industri, salah satunya industri obat. Contoh penggunaan larutan penyangga dalam obat adalah tetes mata.

Obat tetes mata yang sering kita pakai itu mengandung larutan penyangga jenis asam borat. Asam borat berfungsi untuk mempertahankan pH sehingga sesuai dengan air mata asli.

Fungsi larutan penyangga dalam tubuh sangatlah berguna untuk kelangsungan hidup. Tanpa larutan penyangga, sel-sel di dalam tubuh tidak akan mampu bekerja dengan normal.