Gletser Kiamat Antartika Diduga Akan Mencair, Apa Akibatnya?

271
Gletser Kiamat Antartika Diduga Akan Mencair, Apa Akibatnya?
Ilustrasi Gletser Kiamat Amtartika. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Gletser kiamat Antartika akan mengalami keruntuhan. Kabar tersebut berasal dari prediksi para ilmuwan yang menyebut gletser terbesar di dunia itu akan segera mengalami keruntuhan.

Mencairnya Gletser Kiamat Antartika

Gletser atau glasier merupakan sebuah bongkahan atau endapan besar yang tebal. Bongkahan tersebut berada di atas tanah seperti yang lainnya.

Bedanya adalah gletser merupakan bongkahan yang terdiri dari es. Gletser atau bongkahan es ini mulai terbentuk saat salju yang segar turun. Serpihan salju tersebut lalu mengendap udara di dalamnya.

Karena adanya endapan udara itu maka terjadilah keping salju yang padat dan disebut dengan nama firn. Jumlah salju yang banyak di puncak pegunungan membuat firn akan semakin padat dan tercipta gletser. Gletser memiliki fungsi untuk mendinginkan suhu bumi dan menjadi sumber air tawar terbesar.

Sebuah studi di Ice Data Center mengklaim bahwa hamparan gletser menyimpan sekitar 69% air tawar di dunia. Meskipun berupa bongkahan es, gletser tidak hanya ada di daerah kutub saja.

Mereka bisa berada di daerah pegunungan tinggi semua benua, kecuali Australia. Ukuran gletser pun sangat bervariasi. Salah satu dari gletser terbesar di dunia adalah Gletser Kiamat Antartika.

Berpotensi Mencair Dalam Waktu Dekat

Gletser Thwaites atau terkenal dengan Gletser Kiamat menimbulkan kekhawatiran karena diprediksi akan mencair. Para ilmuwan menyampaikan prediksi tersebut karena melihat ukuran gletser yang sudah mencapai puncak dan memberi sinyal akan runtuh.

Gletser terbesar ini sudah menyusut sekitar setengah mill atau 800 meter dalam satu tahun belakangan.

Penyebab Mencairnya Gletser Kiamat

Sebagai gletser terbesar, tentunya tidak mungkin akan runtuh secara tiba-tiba. Teori penyebab mencairnya Gletser Kiamat  runtuh karena ketinggiannya sudah mencapai ambang tertentu.

Gletser besar tersebut dapat runtuh karena tidak kuat menahan bebannya sendiri. Besarnya Gletser Kiamat yang mencapai 74.000 mol atau setara dengan Florida membuatnya tidak kuat lagi menahan beban dan akhirnya runtuh dengan mencair.

Efek yang Dihasilkan Jika Mencair

Para ilmuwan mengatakan bahwa mencairnya gletser terbesar ini akan menimbulkan berbagai dampak di bumi. Potensi bencana muncul mengingat besarnya ukuran gletser kiamat Antartika itu.

Menyebabkan Bertambahnya Air Laut

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa gletser merupakan bongkahan es yang tentunya berasal dari air. Jika gletser mencair, maka airnya akan secara langsung bercampur di lautan. Peristiwa mencairnya gletser bisa menaikkan permukaan laut hingga 10 kaki atau 2,5 meter.

Penulisan Ulang Garis Pantai

Runtuhnya gletser ini berarti menurunkan massa es di sekitar Antartika. Karena debit laut yang bertambah secara permanen dan menenggelamkan pesisir, maka harus dilakukan penulisan ulang garis pantai.

Selain itu mencairnya Gletser Kiamat Antartika juga bisa menyebabkan hilangnya pembatas antara laut dingin dan hangat. Jika hal tersebut terjadi, maka gletser kecil lainnya akan lebih mudah mencair.

Waktu Mencair Gletser Kiamat

Menurut penelitian, lapisan es di Antartika saat ini mencair enam kali lebih cepat daripada saat tahun 1980-an. Saat ini Antartika kehilangan sekitar 252 milar ton es per tahun.

Jumlah tersebut berarti memiliki kenaikan sebesar 40 miliar ton dari 40 tahun lalu. Oleh karena itu, para ilmuwan memperkirakan semua es di Antartika akan mencair pada 200 hingga 600 tahun mendatang.

Pada saat semua es Antartika mencair, maka diperkirakan 200 kaki atau 60 meter air laut akan naik secara permanen.

Di Indonesia, badan BMKG juga sudah memprediksi bahwa laut kita akan mengalami kenaikan sekitar 64 sentimeter saat Gletser Kiamat Antartika mencair.