Sistem Peredaran Darah Manusia dan Fungsinya untuk Tubuh

0
201
Sistem Peredaran Darah Manusia dan Fungsinya Untuk Tubuh
Ilustrasi Sistem Peredaran Darah. Foto: genwisaku.blogspot.com

Texno.ID – Sistem peredaran darah atau lebih dikenal dengan sistem kardiovaskuler merupakan organ terpenting dalam organ tubuh manusia dengan fungsinya masing-masing.

Sistem yang memiliki peran penting untuk menjadi mengedar oksigen serta nutrisi ke seluruh bagian sel serta jaringan tubuh. Hal ini untuk menjamin semua organ tubuh bisa berfungsi dengan sangat baik.

Bukan hanya itu saja, sistem ini juga berfungsi untuk mengeluarkan sisa metabolisme tubuh, menyalurkan berbagai macam hormon, menjaga suhu agar tetap stabil, dan mendukung proses pemulihan untuk organ yang cedera.

Sistem Peredaran Darah Manusia

Untuk menjaga organ tubuh bekerja dengan baik, maka ada beberapa organ dalam sistem peredaran darah manusia. Sistem ini akan menjaga kinerja organ agar tetap stabil dan bekerja dengan maksimal. Nah, apa saja yang termasuk dalam sistem peredaran yang ada dalam tubuh manusia? Berikut ulasannya.

Jantung

Jantung adalah organ yang sangat vital dalam tubuh manusia. Dengan adanya jantung, bisa memompa darah untuk mengalir ke seluruh bagian tubuh. Letak jantung ini berada di rongga dada bagian tengah, lebih tepatnya berada sisi kiri tulang dada bagian belakang.

Baca:  Fungsi Windows Firewall untuk Keamanan Perangkat Komputer Anda

Untuk ukuran organ jantung sendiri bagi orang dewasa kurang lebih satu kepalan tangan saja. Dalam jantung ada dua bagian ruangan yang terbagi, yaitu dua bilik (vertikal) serta dua serambi (atrium). Pada bilik serta serambi yang berada bagian kiri jantung merupakan bagian yang berisi oksigen serta darah bersih.

Berbeda dengan bagian kanan bilik dan serambi kanan yang berisi darah kotor. Empat bagian ini menjaga semua aliran darah agar bisa mengalir ke bagian masing-masing dengan lancar dan tepat. Sehingga pasokan darah dan oksigen bisa terpenuhi secara baik dengan adanya sistem peredaran darah.

Pembuluh Darah

Selain jantung, darah juga akan disebarkan oleh pembuluh darah. Sehingga pembuluh darah ini berfungsi untuk mengangkut darah dan oksigen sampai ke semua organ serta jaringan tubuh. Begitu juga sebaliknya. Untuk pembuluh darah ini memiliki dua jenis yang ada dalam tubuh, yakni:

Arteri

Pembuluh darah yang pertama adalah arteri yang bertugas untuk mengangkut darah yang penuh dengan oksigen untuk menuju seluruh bagian jaringan serta organ tubuh yang berasal dari jantung. Organ yang mendapat pasokan darah ini kecuali arteri pulmonalis.

Baca:  Sistem Pencernaan Manusia yang Sehat dan Penjelasan Fungsi Kerjanya

Nantinya semua darah yang bersih akan terpompa untuk keluar dari jantung melalui pembuluh darah yang utama atau aora yang berasal dari bilik kiri jantung.

Aorta ini akan memiliki banyak cabang pembuluh darah arteri yang berukuran lebih kecil dengan nama arteriol agar bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Vena

Kemudian sistem peredaran darah selanjutnya adalah vena yang bertugas untuk mengangkut darah melalui jaringan serta organ untuk bisa kembali lagi ke jantung. Baik itu dari seluruh bagian tubuh manusia maupun dari paru-paru.

Untuk pembuluh darah vena besar disebut dengan vena cava yang bertugas untuk membawa darah kotor yang banyak mengandung karbon dioksida. Yang berasal dari seluruh bagian tubuh manusia untuk selanjutnya dialirkan ke paru-paru.

Dalam paru-paru inilah, darah kotor ini tukar dengan oksigen menggunakan proses pernapasan. Sedangkan untuk pulmonis atau vena paru akan mengangkut darah bersih yang mengandung banyak oksigen berasal dari paru-paru untuk ke jantung.

Baca:  Struktur Tubuh Bakteri, Penjelasan dan Fungsinya

Darah

Dalam sistem peredaran darah, darah menjadi bagian pokok, sebab darah akan membawa banyak nutrisi, oksigen, hormon, serta antibodi untuk menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Bukan hanya mengangkut hal tersebut saja, namun darah juga mengangkut racun dari hasil metabolisme tubuh. Berupa karbondioksida yang nantinya akan keluar dari tubuh.

Nah, darah manusia ini terdiri dari beberapa bagian seperti plasma darah yang merupakan cairan dengan warna kuning karena mengandung zat penting. Misalnya protein dan hormon.

Lalu ada sel darah merah atau eritosit yang bertugas untuk membawa darah dengan oksigen dan karbon dioksida. Kemudian ada darah putih atau leukosit yang menjadi imunitas tubuh. Karena dengan sel darah putih ini, bisa mendeteksi adanya zat racun atau benda asing yang masuk dalam tubuh.

Kepingan darah atau trombosit merupakan yang manusia butuhkan untuk proses pembekuan darah apabila terjadi luka atau cedera sehingga darah bisa berhenti dan tidak mengalir terus-menerus. Darah menjadi bagian dari sistem peredaran darah manusia yang paling pokok. (CW001)

Editor : Deni Supendi