Angin Muson Barat, Proses Terjadinya dan Dampak yang Ditimbulkan

0
269
Angin Muson Barat, Proses Terjadinya dan Dampak yang Ditimbulkan
Ilustrasi angin muson barat. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Angin muson barat biasa terjadi pada bulan Oktober hingga Maret. Angin muson ini merupakan gerakan dari massa udara karena perbedaan tekanan udaranya.

Terutama yang lebih mencolok antara daratannya dan samudra. Muson barat, salah satu jenis angin yang bertiup di Indonesia. Hal itu dapat terjadi karena adanya proses tertentu.

Angin muson barat bergeraknya dari benua Asia menuju benua Australia. Melansir Aiya, angin yang melewati lautan luas ini berisi sejumlah besar uap air. Hal itu yang menyebabkan musim hujan pada wilayah Indonesia. Terutama wilayah barat mengalami curah hujan yang tinggi.

Proses Terjadinya Angin Muson Barat

Proses terjadi angin muson tak terlepas dari posisi matahari di atas belahan Bumi. Berikut penjelasan secara kronologis untuk lebih memahami proses terjadinya angin muson tersebut.

Kedudukan Matahari di Belahan Bumi Selatan

Bumi sebagai salah satu planet yang ada pada sistem tata surya. Planet Bumi melakukan gerakan rotasi maupun revolusi dalam mengelilingi matahari. Sehingga ada suatu posisi matahari dengan Bumi yang berbeda-beda tiap periodenya.

Salah satu posisi matahari terhadap Bumi. Matahari berada pada belahan Bumi selatan. Kedudukan tersebut terjadi saat bulan Oktober hingga bulan Maret.

Adanya Tekanan Maksimum di Benua Asia dan Minimum di Benua Australia

Kedudukan matahari di sisi Bumi selatan, berpengaruh pada angin muson barat. Maka daerah yang mendapat sinar matahari paling besar juga daerah selatan, yaitu benua Australia.

Saat benua Australia mendapatkan penyinaran yang maksimum, maka suhu benua Australia menjadi lebih tinggi daripada benua Asia.

Untuk daerah yang mempunyai suhu lebih tinggi, akan mempunyai tekanan lebih rendah. Sehingga benua Australia yang bertekanan lebih rendah atau tekanannya minimum.

Hal ini apabila dibandingkan dengan benua Asia yang suhunya lebih rendah. Namun tekanan benua Asia jauh lebih tinggi atau tekanan maksimum.

Udara Bergerak dari Tekanan Tinggi ke Tekanan Lebih Rendah

Daerah yang memiliki tekanan lebih tinggi serta juga lebih rendah, maka akan dapat tahu udara bergeraknya dari arah yang mana. Seperti halnya sifat udara yang akan membentuk angin.

Angin bertiup dari daerah yang bertekanan tinggi pada daerah bertekanan lebih rendah. Sehingga udara bergerak dari arah benua Asia menuju ke benua Australia.

Udara yang bergerak dari benua Asia menuju ke benua Australia ini dinamakan dengan angin muson barat. Angin muson barat yang terjadinya pada bulan Oktober hingga Maret, hal itu akibat adanya kedudukan matahari pada belahan Bumi selatan.

Angin bertiup dari benua Asia menuju benua Australia dengan sifat tertentu. Hal inilah yang akan menyebabkan Indonesia sebagai daerah dengan musim penghujan.

Dampak Positif Bertiupnya Angin Muson Barat

Tanaman akan menjadi lebih subur dan hijau. Hal itu karena angin muson memberikan efek terjadinya musim penghujan di Indonesia. Tidak perlu menggunakan perairan buatan dalam mengairi sawah.

Angin muson dapat menyebabkan curah hujan yang turun semakin tinggi. Bertiupnya angin muson ini dapat mengurangi polusi atau pencemaran udara.

Saat banyaknya hujan turun, maka tanaman menjadi subur, tidak layu, dan juga tidak kering. Sehingga akan mengurangi risiko terjadinya penyebab kebakaran hutan.  

Dampak Negatif Bertiupnya Angin Muson Barat

Saat musim penghujan datang, maka dapat menyebabkan genangan air di lingkungan sekitar. Sehingga akan memicu banyak nyamuk yang keluar dari sarangnya. Banyaknya nyamuk dapat menyebarkan penyakit DBD atau demam berdarah.

Hujan turun yang begitu lebat akan memicu terjadinya tanah longsor, terlebih pada daerah perbukitan. Hal tersebut tentu membahayakan warga yang mempunyai rumah di daerah perbukitan tersebut.

Adanya musim penghujan memberi dampak positif bagi petani. Namun kemungkinan petani juga akan mengalami hal buruk, seperti halnya gagal panen. Saat curah hujan yang turun terlampau tinggi, petani menghadapi masalah terkait panen.

Adanya hujan yang terus-menerus juga dapat menyebabkan nelayan menjadi terganggu. Tentu mengakibatkan nelayan menjadi sulit melaut.

Kini anda sudah mengetahui bagaimana proses terjadi dan apa saja dampak yang timbul karena angin muson barat dari penjelasan di atas. Harapannya bisa menambah wawasan untuk kita semua.