Kecepatan Suara di Udara dan Media Lainnya, Kenapa Berbeda?

281
Kecepatan Suara di Udara dan Media Lainnya, Kenapa Berbeda?
Ilustrasi Kecepatan Suara di Udara. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Kecepatan suara di udara akan sesuai dengan suhunya. Semakin tinggi derajat Celciusnya, maka kecepatan suara akan meningkat.

Secara umum, memang kecepatan suara sangat bervariasi. Hal itu tergantung dari media yang suara gunakan untuk merambat.

Suara sendiri merupakan gelombang tekanan yang dapat merambat melalui udara dengan sistem kompresi dan depresi.

Mencari Tahu Kecepatan Suara di Udara

Ketika kita berbicara dengan orang lain, maka akan saling mendengar suara. Namun, tahukah Anda kenapa suara dapat terdengar?

Suara yang kita rasakan di sekitar tidak lebih merupakan sebuah energi hasil dari getaran. Getaran tersebut lantas bergerak merambat melalui media lain hingga mencapai telinga kita.

Perlu Anda ketahui bahwa suara merambat dalam bentuk gelombang. Gelombang adalah gangguan getaran medium.

Tugas gelombang tentu saja untuk mentransfer energi dari satu titik ke titik lain tanpa memerlukan kontak langsung.

Kecepatan merambat gelombang suara juga tentunya bervariasi. Hal itu bergantung kepada media apa yang suara gunakan untuk merambat.

Pada kecepatan suara di udara, terdapat satu lagi hal yang mempengaruhi, yakni suhu. Peningkatan suhu akan menyebabkan frekuensi interaksi antar partikel yang membawa getaran meningkat.

Dengan begitu, peningkatan frekuensi akan meningkatkan kecepatan. Pada suhu 0 derajat Celcius, suara akan merambat pada kecepatan 331 m/s.

Pada setiap derajat Celcius suhu yang naik, maka kecepatan suara juga ikut meningkat sebanyak 0,6 m/s.

Kecepatan Suara pada Media Lain

Selain di udara, gelombang suara juga dapat merambat di media lain. Secara umum, kecepatan suara akan lebih besar pada zat padat daripada zat cair dan gas.

Hal itu disebabkan karena kohesi ikatan atom atau molekul semakin tinggi. Alhasil, zat tersebut akan semakin kuat.

Berikut ini beberapa kecepatan suara pada media selain udara:

  • Kecepatan suara di dalam air pada suhu 25 derajat Celcius adalah 1.593 m/s.
  • Suara di dalam jaringan adalah 1.540 m/s.
  • Kecepatan suara pada sebuah beton adalah 4.000 m/s.
  • Pada sebuah baja adalah 6.100 m/s.
  • Kecepatan suara pada kayu adalah 3.700 m/s.
  • Suara pada aluminium 6.400 m/s.
  • Kecepatan suara pada kadmium 12.400 m/s.

Kecepatan rambat gelombang tekanan sangat penting untuk mempelajari lebih jauh fenomena resonansi di kolektor mesin reciprocating juga tergantung pada karakteristik lingkungan.

Sebagai contoh zat gas, campuran yang diuapkan pada intake manifold atau gas akan terbakar di exhaust manifold sehingga akan bergantung pada densitas dan tekanannya.

Jenis Gelombang yang Merambat

Setelah mengetahui kecepatan suara di udara beserta media lainnya, tidak ada salah nya juga jika Anda mengetahui jenis gelombang yang merambat.

Terdapat dua jenis gelombang, yaitu longitudinal dan transversal. Gelombang longitudinal adalah ketika partikel medium bergetar dari satu sisi ke sisi lain dalam arah yang sama dengan gelombang.

Pada gelombang ini, media yang dapat menjadi perambatannya berupa zat padat, cair, maupun gas. Itulah kenapa gelombang bunyi termasuk ke dalam jenis gelombang longitudinal.

Contoh gelombang kedua adalah gelombang transversal. Partikel-partikel dalam medium pada gelombang transversal akan bergetar ke atas dan ke bawah “pada sudut kanan” kearah gerakan gelombang.

Bedanya dengan gelombang longitudinal adalah transversal hanya akan muncul pada zat padat dan cair. Gelombang transversal tidak dapat merambat melalui gas. Meski demikian, perlu diingat bahwa gelombang tetap dapat merambat ke segala arah.

Itulah penjelasan mengenai bagaimana kecepatan suara di udara beserta media lain. Saat ini Anda sudah mengetahui bahwa suara menghasilkan getaran atau gelombang yang merambat sehingga dapat terdengar di telinga.