Pengertian Asam dan Basa Serta Penggunaannya

0
458
Pengertian Asam dan Basa Serta Penggunaannya
Ilustrasi pengertian asam dan basa. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Pengertian asam dan basa sudah dikenal sejak zaman dahulu. Istilah pada asam (acid) yang berasal dari bahasa Latin acetum yang artinya cuka. Sedangkan istilah basa (alkali) itu berasal dari bahasa Arab yang artinya abu.

Basa biasa dalam proses pembuatan sabun. Sudah banyak yang mengetahui bahwa sifat asam dan basa itu saling menetralkan. Sifat asam sering terdapat pada buah-buahan.

Seperti asam sitrat pada buah jeruk memiliki fungsi untuk memberikan rasa limun yang cukup tajam. Pada cuka memang mengandung asam asetat. Lalu juga asam tanah yang berasal dari kulit pohon, hal itu berguna dalam menyamak kulit.

Asam mineral yang dikenal kuat sejak abad pertengahan. Seperti halnya aqua forti (asam nitrat) yang berguna bagi para peneliti untuk memisahkan perak dan emas.

Simak Pengertian Asam dan Basa

Asam dan basa adalah dua senyawa kimia yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.

Sifat Asam

Zat–zat yang memiliki rasa masam secara umum itu mengandung asam. Seperti halnya asam asetat pada cuka makanan, asam sitrat pada buah jeruk, serta asam benzoat yang berguna untuk pengawet makanan.

Pengertian asam menurut Arrhenius ialah senyawa yang mampu hasilkan ion hidrogen saat larut ke dalam pelarut airnya. Tergantung banyak-sedikit ion hidrogen yang akan ada, maka menentukan kekuatan asam.

Semakin banyak jumlah ion H+ yang tersebut, maka semakin kuat pada sifat asamnya. Pengertian asam dan basa pada sifat asam, apabila suatu zat yang mengatakan asam maka zat tersebut memiliki beberapa sifat. Seperti memiliki rasa asam atau masam saat mencicipinya. Mampu menghasilkan ion H+ apabila larut dalam air.

Memiliki jumlah pH kurang dari 7 (pH < 7). Lalu juga memiliki sifat korosif, yang dapat menyebabkan karatan pada jenis logam. Apabila menguji dengan kertas lakmus, akan mengakibatkan perubahan pada warna.

Pada kertas lakmus biru, maka akan berubah menjadi warna merah. Pada kertas lakmus merah hasilnya tetap berwarna merah. Dapat menghantarkan arus listrik.

Pengertian asam dan basa, basa dapat bereaksi dengan logam akan menghasilkan gas hidrogen. Asam terbagi menjadi 2 berdasarkan kekuatannya.

Asam kuat ialah yang banyak hasilkan jumlah ion pada larutannya (asam tersebut terionisasi sempurna dalam larutan). Sementara asam lemah ialah yang sedikit hasilkan jumlah ion pada larutannya (terionisasi hanya sebagian).

Tentu yang berguna pada kehidupan sehari-hari anda. Seperti pada proses dalam pembuatan pupuk, pembuatan obat-obatan, serta pembersih permukaan logam. Selain itu, untuk proses pembuatan bahan peledak juga pembuatan bahan pengawet makanan.

Sifat Basa

Basa adalah senyawa yang memiliki sifat licin, rasanya juga pahit seperti sabun dan obat. Pengertian asam dan basa pada jenis basa memiliki sifat kausatik (merusak kulit) dan korosif (penyebab karat).

Pengertian basa menurut Arrhenius adalah senyawa dapat larut dalam air yang menghasilkan ion hidroksida (OH). Semakin kuat sifat basanya, tergantung pada banyaknya jumlah ion OH yang ada.

Basa dapat menghasilkan air (H20) dan menetralisasikan asam (H+). Suatu zat yang dapat termasuk basa apabila mempunyai beberapa sifat. Rasa basa itu pahit dan terasa licin di kulit. Akan menghasilkan ion OH apabila larut pada air.

Pengertian asam dan basa, basa memiliki pH di atas 7 (pH > 7) dan bersifat elektrolit. Apabila melakukan pengujian  menggunakan kertas lakmus, maka akan memberikan hasil.

Seperti apabila menguji pada kertas lakmus merah akan berubah warna menjadi biru. Saat menggunakan kertas lakmus biru, maka akan tetap berwarna biru.

Lalu juga dapat menetralkan sifat asam. Basa dapat terbagi menjadi 2 berdasarkan pada kemampuan dalam melepaskan ion OH.

Basa kuat adalah yang dapat menghasilkan ion OH pada jumlah besar yang penyebutan lainnya kausatik. Seperti kalium hidroksida, natrium hidroksida, dan kalsium hidroksida.

Basa lemah adalah basa yang dapat menghasilkan ion OH pada jumlah kecil, seperti halnya ammonia. Penggunaan basa pada kehidupan sehari-hari sebagai bahan dalam pembuatan semen. Selain itu, sebagai pembuatan deterjen atau sabun dan baking soda untuk pembuatan kue.

Pada pengertian asam dan basa, sifat asam dan basa dapat dibedakan dari rasanya. Akan tetapi, tidak boleh untuk mencicipi asam atau basa pada laboratorium, berbahaya. Hal itu karena kandungannya yang berbeda.