Perbedaan Komet dan Meteor untuk Kalian Ketahui, Ini Penjelasannya

0
12
Perbedaan Komet dan Meteor
Ilustrasi Perbedaan Komet dan Meteor. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Perbedaan komet dan meteor memang tidak bisa terlihat begitu saja oleh kasat mata. Namun yang pasti kedua objek ini sejatinya berbeda antara satu dengan yang lain. Sebagian besar dari kalian mungkin telah mengetahui jika luar angkasa memiliki berbagai benda langit.

Seperti matahari sebagai pusat tata surya, planet-planet, serta bulan yang merupakan satelit alam planet bumi. Selain itu juga ada galaksi andromeda hingga benda luar angkasa yang keberadaannya sulit untuk terdeteksi, yaitu lubang hitam. Penemuan semua benda-benda itu tentunya bukanlah kebetulan semata.

Tentunya memerlukan usaha dan penelitian secara cermat untuk bisa menggolongkan dan mengelompokkan ke dalam kategori yang telah ada sebelumnya.

Seperti komet dan meteor yang termasuk dalam beberapa objek antar planet terkecil dan menjadi perhatian astronomi. Tetapi terdapat perbedaan pada komet dan meteor yang bisa kalian pahami setelah mengetahuinya.

Cek Perbedaan Komet dan Meteor yang Belum Banyak Orang Ketahui

Melansir visionspace.blog, sekitar 4,6 miliar tahun lalu awan gas dan debu raksasa runtuh dan material ini jatuh di pusat awan. Beberapa partikel debu ini bertabrakan dan prosesnya berulang sehingga mencapai ukuran batu besar dan membentuk planet.

Tabrakan adalah proses alami di tata surya dan bahkan lebih sering terjadi di tata surya muda. Dampaknya bisa mengakhiri kehidupan namun juga bisa berperan penting dalam evolusi. Namun miliaran batu kecil seperti objek sabuk asteroid tidak pernah masuk ke dalam planet dan tak berevolusi.

Ukuran asteroid sangat beragam dengan beberapa yang mendekati ukuran planet kecil. Namun komposisi asteroid sangat mirip dengan meteorit.

Sehingga muncul gagasan bahwa meteoroid berasal dari sabuk asteroid. Bahkan banyak yang mengira jika meteor sama dengan komet, padahal keduanya memiliki perbedaan yang jauh berbeda.

Komet

Komet terbuat dari gas beku, debu seperti bola salju gelap kosmik, dan beberapa batu. Ukurannya bisa dari beberapa kilometer hingga puluhan kilometer lebarnya.

Mereka mengorbit seperti planet dan asteroid. Namun orbitnya memanjang dan miring bukan seperti lingkaran. Tentu saja ini sudah menjadi perbedaan tersendiri antara komet dan meteor.

Perbedaan lainnya dari komet dan meteor adalah komet memiliki bagian beku kecil, terdiri dari gas dan beberapa partikel debu. Ketika orbit mereka dekat matahari, partikel tersebut mendidih dan meniupkan gas serta debu.

Lalu membentuk awan bercahaya yang lebih besar dari planet bernama koma. Sinar matahari kemudian menerangi koma dan angin matahari meniup debu dan gas membentuk dua ekor terang. Sehingga komet ini juga sering kita sebut sebagai bintang berekor.

Meteor

Meteor merupakan batuan luar angkasa yang masuk ke atmosfer bumi dan terbakar di langit karena gaya gesek lapisan atmosfer. Dari pengertiannya saja, tentu sudah terlihat perbedaan meteor dan komet.

Meteor ini berasal dari batuan luar angkasa yang juga sering kita sebut sebagai meteorit. Selain itu, juga batuan asteroid antara orbit Mars-Jupiter yang masuk ke atmosfer bumi.

Batuan luar angkasa atau meteor ini tidak memiliki orbit sendiri. Sehingga kebanyakan meteor melayang-layang dan bisa menabrak planet manapun jika berpapasan. Perbedaan lain antara meteor dan komet yaitu penampakan meteor hanya bisa terlihat sekilas saja.

Karena batuan luar angkasa tersebut akan hancur di atmosfer dengan sangat cepat. Selain itu, hal yang menjadi perbedaan antara meteor dengan komet adalah meteor bisa menghasilkan cahaya terang. Cahaya tersebut berwarna dan panjang atau biasanya sering kita sebut fireball.