Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup Beserta Komponen Utamanya

0
233
Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup Beserta Komponen Utamanya
Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Pewarisan sifat pada makhluk hidup sering disebut dengan istilah hereditas. Ini adalah penurunan sifat dari orang tua atau induk pada keturunannya. Pewarisan sifat ini terdapat dalam ilmu yang disebut dengan ilmu genetika.

Proses terjadinya penurunan sifat ini terjadi dengan tidak beraturan atau secara acak. Meski demikian penurunan sifat ini penentuannya dari sifat-sifat orang tua yang telah berbentuk kode melalui materi genetik.

Sifat-sifat yang ada pada makhluk hidup proses pewarisannya lewat sel kelamin jantan serta sel kelamin betina. Adapun bagian sel yang bertanggung jawab atas penurunan sifat ini ada pada inti sel atau nukleus.

Hukum Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup

Meskipun akan ada berbagai sifat yang ada pada induk jantan maupun betina yang bisa anda temukan pada anakan. Namun tak selamanya anakan persis dengan induk jantan maupun betinanya.

Bisa saja anakan mirip dengan keduanya atau hanya mirip pada salah satunya. Hukum pewarisan sifat ini tertuang dalam hukum Mendel.

George Mendel adalah pendeta yang merumuskan hukum pewarisan sifat ini untuk pertama kalinya. Mendel telah menjawab bagaimana sifat yang ada pada makhluk hidup itu penurunannya secara matematis. Hukum Mendel ini berbunyi ” setiap gen yang ada dalam alel akan bersegregasi atau berpisah dengan bebas ketika pembentukan gamet”.

Sedangkan hukum Mendel yang kedua berbunyi ” Setiap gen dalam gamet akan berasortasi atau bergabung dengan bebas ketika pembentukan zigot.”

Komponen Pewarisan Sifat

Pewarisan sifat pada makhluk hidup memiliki berbagai komponen yang memiliki peran penting di dalamnya. Apa saja itu?

Kromosom

Pengertian kromosom sendiri merupakan materi genetik berupa kromatin atau benang-benang halus yang berguna untuk membawa informasi genetik pada keturunannya.

Pada suatu makhluk hidup, dalam setiap inti selnya memiliki dua jenis kromosom. Ada gonosom atau kromosom kelamin dan autosom atau kromosom tubuh.

Gonosom atau kromosom kelamin ini memiliki fungsi menentukan jenis kelamin dari suatu organisme. Gonosom sendiri jumlahnya dua buah atau sepasang. Letak gonosom berada pada sel kelamin dan tidak berpasangan. Jadi penyebutan gonosom ini adalah kromosom haploid atau “n”. Pada laki-laki  gonosom ini memiliki lambang XY dan pada perempuan lambangnya XX.

Sementara itu kromosom tubuh dalam pewarisan sifat pada makhluk hidup memiliki fungsi dalam menentukan sifat tubuh dari suatu organisme. Lambang kromosom ini “A” yang asalnya dari kata autosom.

Kromosom ini berjumlah 44 buah atau sebanyak 22 pasang. Letak autosom ini berada pada sel tubuh yang berpasangan dan disebut dengan kromosom diploid atau penulisannya dengan simbol 2n.

Gen

Gen menjadi unit yang paling kecil dari sebuah materi genetik. Peran gen sendiri adalah mengendalikan pewarisan sifat pada makhluk hidup. Pada kromosom, letak gen atau keluarga gen berada dalam lokasi tertentu yang disebut lokus.

Manusia mempunyai dua pasang kromosom, oleh sebab itu manusia juga punya dua pasang lokus bagi satu jenis gen. Setiap jenis gen yang ada pada lokus sering disebut dengan alel.

Seperti dalam genetika Mendelian, alel memiliki simbol sebagai genotipe. Sebab fenotipe merupakan sifat dalam kromosom yang tersembunyi dan tidak terlihat secara langsung.

Walaupun genotipe ini tidak nampak, akan tetapi nantinya bisa menentukan sifat luar yang terlihat dari tubuh organisme atau yang istilahnya fenotipe. Dengan demikian, gen menjadi komponen dalam pewarisan sifat pada makhluk hidup.

Hal ini karena gen menjadi bagian dari untai DNA yang bisa mengkodekan RNA atau suatu protein. Protein ini yang bisa mempengaruhi sifat yang ada pada makhluk hidup.

Misalnya ada gen yang mengkodekan sifat berupa mata biru. Saat proses ekspresi gen tersebut berlangsung, maka DNA akan mengalami transkripsi menjadi protein atau RNA. Kemudian RNA ini akan mengalami translasi sebagai protein. Hingga pada akhirnya protein ini akan terlibat dalam metabolisme yang menjadikan mata memiliki warna biru.

Simbol Gen

Umumnya suatu gen akan memiliki simbol dalam huruf. Huruf kapital yang bisa menyatakan sifat gen yang dominan seperti “M” untuk merah. Sementara itu, huruf kecil akan menyatakan gen yang memiliki sifat resesif. Seperti simbol “m” untuk warna putih.

Dalam pewarisan sifat pada makhluk hidup ini gen akan selalu berpasangan. Misalnya mm, Mm, atau MM. Gen yang sama seperti mm atau MM akan homozigot. Sementara itu gen yang beda jenis seperti Mm istilahnya adalah heterozigot. (CW001)

Editor : Deni Supendi