Planet Mirip Bumi, Salah Satunya Planet Teegarden

0
286
Planet Mirip Bumi, Salah Satunya Planet Teegarden
Ilustrasi planet mirip Bumi. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Planet mirip Bumi ditemukan oleh banyak penelitian luar angkasa. Saat melakukan perjalanan dan peluang untuk menetap ke luar angkasa, tentu akan menjadikan hal menarik. Namun tanpa adanya observatorium dari manusia dan teleskop yang canggih.

Para peneliti belum tentu akan menemukan mengenai planet lain yang serupa dengan bumi. Perlu untuk mempelajari dalam bentuk dan kandungan yang ada dalam planet tersebut.

Para peneliti telah mengatakan banyak planet yang berair dan hangat seperti Bumi. Tentunya yang berada pada galaksi Bima Sakti. Hal ini dengan menggunakan data yang ada dari teleskop Kepler NASA.

Beberapa Planet yang Mirip Bumi

Planet Teegarden B dan C

Planet Teegarden B merupakan planet yang paling dekat ke arah bintang. Sehingga menyelesaikan orbit bintang dalam 4,9 hari Bumi. Planet C berputar pada sekitar bintang setiap 11,4 hari sekali. 

Maka apabila menghitungnya dengan waktu Bumi, pada waktu siang dan malam di planet mirip Bumi ini akan berbeda. Termasuk pada pengukuran waktu satu tahunnya menjadi 4,9 dan 11,4 hari Bumi. Sedangkan Bumi mengorbit selama 365 hari ke bintang mataharinya. 

Baca:  Penemuan Planet KOI-5Ab Menjadi Exoplanet Dengan 3 Bintang

Katai merah lebih mengenalnya sebagai bintang berukuran kecil. Hal itu karena sifatnya bergejolak dengan gelombang radiasi dan sinar bintang yang terjadi. Perlu mengesampingkan gangguan dari fenomena bintang yang seperti itu. 

Sebelum mempertimbangkan adanya sinyal indikasi planet ekstra surya, tentunya secara teknis masih memasukkan ke dua planet sebagai calon planet ekstrasurya. Perlu mengkonfirmasi temuan tersebut sebelum benar-benar yakin akan masuk daftar planet.

Kehadiran planet mirip Bumi pada sekitar Teegarden Star menjadi menarik. Terlebih sangat dekat dan bintangnya yang redup. Hal itu akan lebih mudah mempelajarinya dibanding banyak exoplanet lainnya.

Planet Trappist 1-E dan 1-D

Para ilmuwan mengamati pada sistem Trappist 1 dalam waktu lebih dari 500 jam. Perlu menggunakan Spitzer dalam menentukan banyaknya planet yang mengorbit bintang. Pada visi spektrum inframerah Spitzer sangat ideal dalam mempelajari bintang. 

Trappist 1 jauh lebih dingin daripada matahari. Para ilmuwan juga mengamati keredupan cahaya bintang. Trappist 1-E dan 1-D berada pada zona layak huni bintang. Sebuah zona yang tidak terlalu panas dan juga tak terlalu dingin. 

Baca:  Stasiun Luar Angkasa, Berikut Fakta Menarik Kehidupan di Sana

Sehingga akan memungkinkan adanya keberadaan air dalam bentuk cair pada permukaan planet. Pada kedua planet yang mirip Bumi memiliki ukuran yang sama. Letaknya sekitar 40 tahun cahaya dari rumah anda. 

Trappist 1-E merupakan planet ekstrasurya yang paling memiliki potensi untuk dapat menghuni. Tentu secara 95 persen seperti halnya dengan Bumi. Planet Trappist 1-D juga sebagai planet yang layak huni. 

Hal itu karena planet tersebut memiliki suhu sangat mirip dengan Bumi. Apalagi terdapat kemungkinan memiliki lautan, atmosfer, dan lapisan es. Sehingga para ilmuwan menganggap planet ini 89 persen seperti dengan Bumi.

Planet Proxima Centauri B

Centauri B merupakan sebuah planet ruang angkasa yang dapat menjadi lokasi kehidupan selain Bumi. Dengan jarak sekitar 4 tahun cahaya dan planet yang mengitari bintangnya sendiri. Seperti halnya Bumi, berdasarkan letaknya planet Proxima B yang termasuk zona layak huni. 

Planet yang juga memiliki kondisi untuk cairan mirip Bumi, tentunya sebagai syarat penting bagi kehidupan. Pada teleskop generasi mendatang yang akan memeriksa atmosfer lebih jauh. Hal itu untuk bisa mengetahui tanda-tanda kehidupan pada Proxima B.

Baca:  Planet Mars Bergoyang Secara Misterius, Peneliti Mulai Mencari Tahu

Planet Kepler 438-B dan 442-B

Para ilmuwan memperkirakan bahwa kemungkinan ada air planet Kepler.  Namun beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa planet menerima radiasi kuat. Tentunya yang berasal dari bintangnya setiap 100 hari. 

Sehingga hal itu mungkin membuat planet tidak dapat dihuni. Pada saat ini, beranggapan bahwa planet 438-B 88 persen mirip Bumi. Sedangkan Kepler 442-B memiliki kemiripan 84 persen dengan Bumi.

Planet Ross 128-B

Pada planet Ross 128-B dekat pada bagian luar tata surya. Mengorbit pada sekitar bintang merah yang tenang. Oleh karena itu, bisa menganggapnya sebagai salah satu kandidat terbaik untuk planet layak huni.

Apabila planet tersebut memiliki atmosfer. Selain itu, memiliki suhu yang mungkin cukup sesuai untuk mempertahankan air permukaannya. Sehingga Ross 128-B memiliki 86 persen kemiripan dengan Bumi.

Anda perlu mengetahui bahwa saat ini ada planet yang mirip Bumi. Seperti halnya pada atmosfer, suhu yang cocok, dan keberadaan air.