Planet yang Memiliki Cincin di Tata Surya, Terdapat 4 Planet

0
450
Planet yang Memiliki Cincin di Tata Surya Terdapat 4 Planet
Ilustrasi planet yang memiliki cincin. Foto: Ist/Net

Texno.ID – Planet yang memiliki cincin, terlihat lebih luas, dan indah adalah planet Saturnus. Hal itu terlihat melalui tangkapan pada teleskop luar angkasa. Menggambarkan bahwa pada Saturnus, merupakan planet pada tata surya yang memiliki cincin paling indah.

Selama ini hanya mengenal bahwa planet Saturnus satu-satunya planet yang bercincin pada tata surya. Meskipun planet Uranus mempunyai cincin seperti Saturnus, namun struktur pada cincin planet ini berbeda. Tidak seperti yang nampak pada sistem tata surya.

Bentuk pada cincin planet Saturnus merupakan yang paling mencolok. Hal ini apabila dibandingkan dengan cincin Uranus, Jupiter, serta planet Neptunus.

Cincin Saturnus memang yang paling mudah terlihat. Lalu perlu menggunakan teleskop yang kuat untuk dapat melihat cincin pada ketiga planet selain planet Saturnus tersebut.

Deretan Planet yang Memiliki Cincin

Selama ini memang hanya mengetahui bahwa hanya planet Saturnus yang memiliki cincin. Namun sebenarnya pada tata surya terdapat 4 planet yang bercincin. Planet-planet tersebut merupakan planet Saturnus, Jupiter, Uranus, serta Neptunus.

Tingkat kepadatan pada cincin dari keempat planet tersebut berbeda-beda. Pada jumlah kepadatan partikel memang jauh lebih masif planet Saturnus dibandingkan planet lainnya. Hal itulah yang menyebabkan hanya planet Saturnus yang paling terlihat cincinnya.

Perlu dengan teleskop khusus untuk mengetahui bentuk cincin pada ketiga planet lainnya. Meskipun mengamati dengan teleskop Hubble untuk planet yang memiliki cincin pada Jupiter, namun hasilnya cincin tersebut hanya terlihat samar saja.

Hal yang menyebabkan cincin Jupiter terlihat samar berasal dari kandungan cincin tersebut. Cincin Jupiter hanya terdiri dari partikel serta debu-debu pada luar angkasa, pada tingkat kepadatan partikel yang sangat kecil.

Cincin Uranus selama ini dianggap memiliki bentuk paling muda. Pada cincin tersebut terbentuk sekitar 600 juta tahun yang lalu. Jumlah cincin Uranus yang berjumlah 13 cincin, telah teramati hingga saat ini.

Pada cincin planet Neptunus merupakan cincin paling gelap dan renggang. Perkiraan pada cincin tersebut terdiri atas banyaknya partikel organic. Partikel ini dapat tersusun akibat adanya radiasi pada luar angkasa.

Sehingga dapat terbilang bahwa planet yang memiliki cincin seperti planet Neptunus. Planetnya memiliki cincin dengan partikel paling lemah dan renggang.

Cincin pada Planet

Cincin planet merupakan kumpulan dari benda atau objek angkasa dengan jumlah sangat banyak. Lalu bergerak mengelilingi planet akibat adanya gaya gravitasi bumi. Secara sekilas pada sekumpulan dari benda langit tersebut, akan terlihat menyerupai cincin pada pinggiran planet.

Pendapat lainnya juga menjelaskan mengenai cincin pada sekitar planet. Cincin pada planet adalah sekumpulan dari batu dan es padat yang mempunyai jumlah partikel miliaran.

Pada setiap ukuran partikel-partikel tersebut bermacam-macam. Partikel tersebut dari sebesar butiran pasir hingga dengan sebesar gedung yang bertingkat.

Planet yang mempunyai cincin tersebut akibat adanya perbedaan gaya gravitasi yang berasal pada masing-masing partikel. Lalu cincin planetnya membentang sangat luas dan melebar.

Seperti pada cincin Saturnus, yang membentang luas 7.000 kali lebih luas. Hal ini apabila anda bandingkan dengan diameter dari planet Saturnus.

Asal Cincin Planet

Pembentukan cincin-cincin planet yang bervariasi melalui jarak waktu yang beragam juga. Cincin termuda merupakan cincin pada planet Uranus yang terbentuk pada kisaran waktu 600 juta tahun lalu.

Pada cincin-cincin planet yang lain terbentuk pada masa purba. Hal itu dimana beberapa planet mengalami pembentukan pada sistem tata surya.

Cincin-cincin tersebut terbentuk akibat adanya benturan-benturan yang dahsyat. Antara batuan luar angkasa dengan satelit alam dari planet-planet yang bersangkutan.

Itulah asal cincin pada planet yang memiliki cincin. Namun bumi tidak memiliki cincin. Sebab jarak posisi bumi dengan matahari yang terlalu dekat. Sehingga bumi tidak memiliki cincin yang bagian dalamnya terdapat es.

Pada tata surya terdapat titik beku yang berada di sabuk asteroid. Es yang berada sebelum titik beku itu, tentu akan menyublim sebab adanya radiasi matahari.

Itulah beberapa fakta menarik mengenai cincin pada planet yang memiliki cincin. Semoga dapat menambah wawasan di bidang astronomi. Tak bisa dipungkiri bahwa ilmu astronomi sangat menarik untuk kita ketahui secara mendalam.